Kampar RAMA NEWS Jurnalis dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan, terutama dalam menyebarkan informasi yang sehat dan akurat. Karena itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Iib Nursaleh, berharap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Dispora) untuk mengaktifkan kembali aktivitas literasi di sekolah-sekolah.

 

Hal tersebut disampaikan Iib saat menerima silaturahmi pengurus Plt. PWI Kampar di ruang kerjanya. Ia menilai, salah satu media literasi yang mulai hilang adalah majalah dinding (mading) di sekolah-sekolah.

 

"Mading atau majalah dinding di sekolah-sekolah sudah tidak aktif lagi. Coba diskusikan dengan Dispora, barangkali ada program pelatihan peningkatan literasi yang bisa melibatkan jurnalis," ujar Iib.

 

Menurutnya, menghidupkan kembali mading sekolah dapat menjadi strategi mendukung pembangunan jangka panjang, khususnya dalam peningkatan kualitas generasi muda.

 

Selain itu, Iib juga menyoroti menurunnya minat baca di kalangan masyarakat, terutama pelajar. Kondisi ini, kata dia, dikhawatirkan berdampak pada rendahnya pengetahuan generasi mendatang.

 

"Kita melihat saat ini minat baca di daerah ini semakin berkurang. Jika minat baca menurun, tentu berdampak pada kualitas pengetahuan. Oleh sebab itu, PWI diharapkan dapat berperan aktif dan berkoordinasi dengan Dispora untuk mendorong kembali budaya literasi," tutup politisi Partai Golkar tersebut.